Sabtu, 15 Agustus 2009

PALEOROCKOLOGY -- PROTO BAND

Kita telah familiar dengan konfigurasi sebuah band yang terdiri dari satu set drum, satu atau dua gitar, satu bas, seorang vokalis, dengan atau tanpa keyboard. Susunan itulah yang menjadi prototype band, termasuk band rock. Well, tetapi di “zaman purba” band, pernah terjadi konfigurasi yang sangat berbeda dengan band di masa kini. Berbeda dengan evolusi makhluk yang kian rumit, evolusi band malah makin simple.
Apa yang kini dikenal sebagai band, dulu berasal dari perangkat musik tentara yang digunakan untuk menggenjot semangat bertempur. Jadi snare drum, bass drum, cymbal, dan terompet (atau alat musik tiup semacamnya) dulu digunakan untuk keperluan militer. Di masa damai, sekelompok musisi termasuk musisi kulit hitam menggunakan alat musik militer tersebut. Di gambar berikut ini kita bisa melihat “purbakala” sebuah band dengan drum set yang belum pernah kita lihat sebelumnya.

(Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/File:Jazzing_orchestra_1921.png)

Terlihat set drum yang digunakan terdiri dari snare drum, bass drum, 2 buah cow bell (menempel di badan bass drum), 2 simbal. Uniknya satu simbal digantung tetapi yang satu lagi terpasang di badan bass drum bagian samping kiri pada gambar. Tidak terlihat di situ tom-tom danKonfigurasi band ini selain drum, terdiri dari 1 biola, 1 kontrabas (biola bas besar), 1 terompet, dan 1 (kelihatannya) trombone. Dengan konfigurasi alat musik demikian, band ini menyebut dirinya, terbaca pada depan bass drum, “Jazzing Orchestra, King Carter, Houston Tex”. Nah, kapan semua alat musik tiup dan gesek tadi berganti menjadi gitar, bass, dan keyboard? Wadohhh... capek nehh kalo nyeritain sendiri...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar