Sabtu, 15 Agustus 2009

MUMO -- MUSIK UNTUK MOOD TIDUR

Tidur dini hari atau insomnia sudah terlalu akrab dengan kehidupan mahasiswa. Sampai-sampai tidak lagi dianggap penyakit atau kelainan. Benar-benar sukar membuat mata terkantuk dan badan meletih sehingga bisa terbaring lelap pada jam-jam sebelum 24:00. Sebuah tips tidur cepat si Udi, seorang kenalan, baru saya dengar setahun lalu. Katanya, dia menyetel kaset –I mean it, kaset! Kala itu, let alone mp3 player, cd player saja belum familiar menjadi properti di kamar kost seorang mahasiswa. Kaset yang dia putar bukanlah memperdengarkan musik atau semacamnya, tetapi... anu... suara perempuan dalam peristiwa biologis yang disebut climax, you know lahh... Saya cukup tahu bahwa barang-barang rating xxx berupa video atau gambar memang bisa diperoleh, tetapi kalau berbentuk kaset audio aih... daku merasa “hijau daun” tentang itu. Demikian sedikit tentang device penina-bobok kawan satu ini.
Saya sendiri punya tips cepat tidur dengan berjalan-jalan di sore hari. Memanfaatkan momen pulang kampus, mengganti naik bus dengan naik kaki sendiri sejauh kurang lebih 4 km. Segera mandi setiba di tempat lalu makan malam. Selain itu juga sambil mendengar musik-musik non-beat. Biasanya saya mendengarkan Bob Dylan, some 60-70’s musics (my fave: Carpenter dan Bread), atau Four Seasons Strings-nya Vivaldi. Dengan cara demikian lumayanlah terasa lebih mudah tidur. Bangun tidur pun lebih cepat, jam 3 pagi. Terlalu cepat ya? Mo ngapain sepagi itu? Saya jadi ingat Mbah Surip, “Bangun tidur... tidur lagi, habis bangun, tidur lagi...”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar